DIALEKSIS.COM | Aceh - Bertepatan dengan 30 September 2025, bangsa Indonesia kembali memperingati 60 tahun peristiwa kelam Gerakan 30 September 1965 (G30S/PKI). Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Tgk. H. Faisal Ali, mengingatkan bahwa peringatan ini bukan hanya milik daerah tertentu, tetapi menjadi pelajaran penting bagi seluruh masyarakat Indonesia.
DIALEKSIS.COM | Kolom - Kalau kita harus menamai peristiwa yang terjadi di Aceh dalam periode 6 Oktober hingga 2 November 1965, mungkin nama yang tepat adalah “Bulan Seribu Kematian”. Tentu saja jumlah orang yang terbunuh tidak pas 1.000 orang. Menurut rilis resmi komando militer di Aceh, dalam 28 hari itu sebanyak 1.941 orang dibunuh karena kedekatan ataupun keterlibatan mereka dengan PKI.
DIALEKSIS.COM | Kolom - Menjelang minggu kedua bulan Oktober 1965, demonstrasi anti-PKI meletus di seluruh Aceh. Massa yang amarahnya telah berkobar-kobar menyerbu sejumlah faslitas milik PKI serta kediaman orang-orang yang terhimpun di partai kiri itu.
Penyerbuan itu berlangsung siang-malam. Komando militer di Aceh mencatatnya dalam dokumen resmi mereka yang berjudul Laporan Tahunan Lengkap Kodam-I/Kohanda Atjeh Tahun 1965 (1965). Laporan ini menyebutkan, kekerasan pertama kali terjadi di Banda Aceh pada jam 10 pagi tanggal 7 Oktober, ketika massa menyerbu dan menggeledah rumah Thaib Adamy, salah satu tokoh PKI di Aceh.
Betapa bodohnya saya manakala tak bisa membedakan antara dua antropolog besar yang bersentuhan dengan Aceh, yakni: Stuart A. Schlegel dan James T Siegel.
DIALEKSIS.COM | Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD mengatakan, pemerintah telah menolak membahas RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP). Namun, hingga kini masih ada unjuk rasa menolak pembahasan RUU tersebut.